Al-Ma'ariz SMA Takhassus Al-Qur'an Juara III
Di pagi itu seorang anak bernama Maulana menghampiriku “Kang Al-Ma’ariz
angsal undangan ken nderek lomba teng Krasak”, “Yo ayo diangkati, konco-koncone
dikumpulke mengko” kataku. Setelah kumpulan selama beberapa jam dan kami
mufakat ikut, keesokkan harinya langsung latihan. Latihan kali ini dipandu oleh
Ust. Soleh dan Ust. Selamet Muslim setiap sore hari setelah pulang ngaji
tafsir.
Lima hari telah berlalu saatnya menguatkan mental untuk menghadapi
para dewan juri dan juga penonton, tepat pukul 09.00 WIB kami berangkat menggunakan hijet (angkutan
umum) menuju ke lokasi lomba, sebelumnya kami berpamitan ke ndalem mbah Sofia
dikarenakan beliau sedang berpergian dan yang ada hanya Gus Zaman, akhirnya
kami pamitan sama beliau “sing ati-ati, bali kudu gawa piala yo” kata beliau
sambil tersenyum. Sesampai disana kami ambil undian dan dapet undian maju nomer
3, bermodal mantep dan sedikit deg-degan kami maju dan alhamdulillah tidak ada
kesalahan saat di panggung.
Pengumuman lomba pun tiba, semua peserta tampak cemas dan deg-degan
begitu pula dengan kami. “juara III …. Peserta dari SMA Takhassus Al-Qur’an..
Al-Ma’ariz…” kata sang MC, seketika itu wajah yang kusam berubah menjadi wajah
yang penuh dengan senyum dan tawa. Alhamdulillah untuk pertama kalinya kami
ikut lomba dan mendapatkan juara III, suatu kebanggaan dan kebahagiaan buat
kami. Terimakasih untuk adik-adik Al-Ma’ariz atas semangat nya, Ust. Soleh dan
Ust. Selamet Muslim atas bimbingannya, segenap Pengasuh PPTQ Al-Asy’ariyyah
atas do’a dan motivasinya, guru-guru SMA Takhassus Al-Qur’an atas do’a bimbingannya
dan temen-temenku yang selalu ada buat aku, sekali lagi terimakasih J
#tanpoasmo19

Komentar
Posting Komentar