Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 12, 2013

OPERASI DADAKAN

4 hari sebelum hari Iedul Adha kaca depan Block Aisyah pecah karena tidak sengaja ada orang yang menyandarkan tongkat di atas kaca itu, secara keras. Dan akhirnya kaca itu pecah, berserakan di lantai Block Aisyah. Pagi hari Aisyah bersama Tia sedang siap-siap berangkat sekolah, ia pun berjalan mengambil sepatu, tidak diduga kaki Aisyah merasa sakit. “Tia, kok kaki aku rasanya sakit ya, kaya nya aku kena kaca kemarin deh…!” Tia pun menghentikan langkah dan memastikan benar atau salah bahwa temannya itu terkena kaca. “Ya Allah Aisyah, itu kaki kamu berdarah, kaya’nya kena kaca deh”. Aisyah merintih kesakitan ia mencoba mencabut kaca tersebut. Dan akhirnya ia berangkat sekolah dan sudah tidak terasa sakit lagi. Waktu demi waktu, Aisyah menjalani kewajibanya sebagai pelajar, ia belajar di dalam kelas, hingga waktu pun akhirnya berlalu tanpa terasa. Hari itu langit kelihatan sedih sesedih hati Aisyah. Awan hitam menyelimuti langit yang dulunya cerah menjadi gelap. Tanpa ter...

BROKEN HOME

Kisah  ini  diambil dari cerita temanku sendiri,dia bernama ahmad .sebenarnya ahmad anak  yang berbakat tetapi dengan gagguan keluarganya yang setiap hari ribut tanpa masalah yang tidak begitu masuk akal, akhirnya kebakatan ahmad terhalanginya setiap hari ahmad selalu tidak pernah dapet kasih sayang dari orang tua, dia selu bertengkar dan bertengkar. Ahmad masih kecil ahmad belum mengerti apa-apa, dia  masih polos,saat ahmad pengen sekolah, ahmad dibentak oleh bapaknya. Akhirnya ahmad memilih untuk diam dari pada harus bertengkar dengan bapaknya yang keras kepala,ibunya selalu merenung akan masalah yang selalu timbul dalam keluarganya, saat ibunya sedang melamun.ahmad melihat ibunya dari kejauhan.ahmad takut ingin mendekati ibunya,akhirnya dia memandang dari kejauhan, omongan dalam hati yang selalu ahmad lalukan’’ ibu, kenapa ibu seperti itu,andai ahmad bisa membantu ibu, ya allah cobaan apa yang kau berikan terhadap keluargaku ini. Ibu orangnya baik, penyabar, ti...
Siang itu angin begitu kencang menusuk kedalam tulang rusuk ku, hujan yang sangat deras terus membasahi seluruh badan ku, namun aku tidak memperdulikan itu semua, aku tidak perduli berapa lama aku akan seperti ini. aku hanya terpaku di depan sebuah tumpukan tanah, yang terdapat taburan bunga, serta ada nya batu nisan yang bertuliskan sebuah nama, dan ternyata itu adalah nama sahabat lama ku, yang sejak 6 tahun yang lalu aku tidak pernah berjumpa. Atika adalah sahabat lama ku waktu kecil, dulu kami sering bermain bersama, orang tua atika pun bersahabat dengan orang tua ku, aku menganggap atika sudah seperti kakak ku sendiri, saat aku sedih dia selalu bisa menghibur ku dan membuat ku tertawa, dan aku pun sebalik nya. Setiap aku pergi atika selalu ikut pergi bersamaku, kami selalu menjaga satu sama lain. Dan kebetulan rumah ku tidak terlalu jauh dari rumah atika, saat masih di bangku dasar aku selalu berangkat sekolah bersama atika, meskipun kami tidak sekolah di sekolah yang sama. ...

KEHILANGAN SOSOKMU SAHABAT

Di dalam kelas yang ramai menjelang tes semesteran. Perempuan berumur 14 tahun memakai atasan baju putih. Bawahan rok biru bersama teman-temannya yaitu Ana biasa teman-temanya memanggil dia yang di dampingin sosok karibnya bernama Novi. **   * Kendaraan, sepeda saling berdampinganramenya selipan anak pulang sekolah, Ana dan Novi mereka sahabatan waktu menduduki mangku kelas 1 SMP meskipun belum lama tetapi mereka sangat akrab. Keduanya berencana pulang ke rumah Novi. Sesamapai di rumah Novi. “Nov, kamu sendirian di rumah” kataku sambil di persilakan duduk. “aku bersama nenekku” dia meletakkan minuman di depanku, dan duduk di sampingku “An, aku mau cerita, tapi kamu jangan bilang siapa-siapa oke, hehehe : D” “sante aja Nov, sama aku” memandang sambil mendengar ceritanya. “Aku rencananya semesteran 2 di ajak ibuku ke Bali dan tinggal di sana ikut ibuku bersama ayah baruku, rumah ini biar di tinggali nenek sama pamanku” aku termangu kaget. “apa enggak ada yang la...

PERTEMANAN

Saat liburan semester II telah usai. Memasuki tahun ajaran baru dan aku pun sudah naik ke kelas dua. Pagi itu awal masuk sekolah di tahun ajaran bari, Aku (Anisa), Tatu, Eka, Hera, dan Laila berangkat bersamaan. Sesampainya di sekolah, kita langsung menuju ke papan pengumuman untuk melihat pengumuman kelas apa yang sudah kita ambil karena di keals II ini semua siswa masuk dalam kelas sesuai dengan jurusan masing – masing yang sudah sesua minat masing – masing sisea. Saat itu aku, Taty, Eka, Hera, dan Laila masuk di kelas yang sama, yaitu kelas bahasa. Kelas di mana co w ok dan cewek di gabung menjadi satu kelas karena di kelas II ini hanya ada satu kelas jurusan Bahasa. Kita bersamaan mencari kelas dan akhirnya sampai ke kelas.             Pertama kali masuk kelas suasana belum kondusif. Hanya ada cewek – cewek di dalam kelas. Belum ada cowok yang masuk ke kelas karena malu. Sampai setiap kali pelajaran, cowok berani masuk kala...

DIARY DEPRESIKU

Rinai hujan turun deras malam itu, hujan dengan halilintar menyambar – nyambar membawa deru pilu hati yang baru layu. Ketika itu Hati ku baru saja mendapat pukulan yang amat sangat menyakitkan, disaat hati ini dipermainkan oleh sang bidadari dari mimpi indahku. Namun, ia muncul dari mimpi burukku. Indah namanya, waktu itu petir yang datang dengan hujan serasa sedang menyambarku sakit, akan tetapi lebih sakit pukulannya. Hari itu aku baru tahu bahwa indah (kekasihku) dia telah selingkuh dan menduakanku. Dia telah bertunangan dengan seorang laki-laki yang bernama Boy, yang menjadikan hbungan kami berantakkan . Dulu hubungan kami sangatlah indah, lebih indah dari sang bangkit di pagi hari. Berawal 3 minggu lalu, sikapnya mulai brubah . Dia menjadi bersikap aneh kepadaku dan tidak pernah mengirim kabar kepadaku. Sampai aku menelfonnya akan tetapi tidak oernah ada jawaban.                 Suatu hari aku bertemu den...

APRIL MOP

Saat itu aku berada di suatu dahan pohon yang amatlah tinggi. Di tempat itu aku dikejutkan sesosok bidadari cantik yang hendak hinggap di jendela. Eh, bukan hinggap di jendela dodol. Dia menghampiri ku. Semakin ia mendekat,semakin cepat pula jantung ku berdetak. Hingga kurang lebih 120 km per jam. Wih, udah kaya becak modern yang pake nitro. Saat jarak tinggal sejengkal, apa yang terjadi…? Ups, dahan yang aku duduki patah. Otomatis lah, saat itu hukum gaya gravitasi di bumi masih berlaku. Oleh sebab itu aku terjatuh ke bawah (ya iya lah, masa jatuh ke atas?). saat itu pula aku tersadar bahwa aku berada di kasur. “jadi, semua itu hanya mimpi?” (wah, jadi inget lagu superstar miliknya projek pop).             Pagi itu bukanlah pagi yang mujur bagiku. Jam sudah menunjukkan pukul enam lewat tiga puluh menit. Itu artinya aku bakal telat sampai ke sekolah. Aku hanya cuci muka dan ganti seragam. “huoei… kenapa kamu gak bangunin aku?” tany...