Di pagi itu seorang anak bernama Maulana menghampiriku “Kang Al-Ma’ariz angsal undangan ken nderek lomba teng Krasak”, “Yo ayo diangkati, konco-koncone dikumpulke mengko” kataku. Setelah kumpulan selama beberapa jam dan kami mufakat ikut, keesokkan harinya langsung latihan. Latihan kali ini dipandu oleh Ust. Soleh dan Ust. Selamet Muslim setiap sore hari setelah pulang ngaji tafsir. Lima hari telah berlalu saatnya menguatkan mental untuk menghadapi para dewan juri dan juga penonton, tepat pukul 09.00 WIB kami berangkat menggunakan hijet (angkutan umum) menuju ke lokasi lomba, sebelumnya kami berpamitan ke ndalem mbah Sofia dikarenakan beliau sedang berpergian dan yang ada hanya Gus Zaman, akhirnya kami pamitan sama beliau “sing ati-ati, bali kudu gawa piala yo” kata beliau sambil tersenyum. Sesampai disana kami ambil undian dan dapet undian maju nomer 3, bermodal mantep dan sedikit deg-degan kami maju dan alhamdulillah tidak ada kesalahan saat di panggung. Pengumuman lomb...