Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 2, 2013

BEST LOVE

Ketidakjujuran menyebabkan orang kesusahan Tidak dapat menemukan bukti saling mencintai Kapan harus maju, kapan harus menyerah Haruskah menangis Aku atau kau yang berfikir terlalu banyak Aku tak berontak, juga mulai ragu-ragu Aku dan kau yang tak berdaya Tak bisa tentukan akhirnya Keindahan penyesalan berhentilah sampai disini Pagi ini cerah, hangat matahari yang bersinar dan sejuk embun dipagi itu membuat semangat untuk menuntut ilmu makin bertambah. Ku percepat langkahku. Seusai sekolah, ada ekstrakurikuler pramuka dan aku pun mengikutinya. Masih belum beranjak dari tempat dudukku. Dari arah belakang terdengar suara yang memanggilmu. “Nabila, tunggu !” Aku pun menoleh ke belakang “Kamu vebb, ada apa kok sampai tergesa-gesa ?” tanyaku penasaran. “Emmm, ada yang kenalan sama kamu !” “Tapi Vebb, aku udah mau masuk ekstra nie”. “Va telat dikit gak papa”. “Aku sudah ditunggu kak Agus dan kak Agung”. “Sebentar aja”. Aku tak menjawabnya. Aku bergegas pe...

KELULUSAN

            Hari sabtu, 9 juni 2011 adalah hari yang di tunggu-tunggu para kelas IX SMP N 1 SUKOLILO, karna hari ini adalah hari di umumkannya lulus atau tidaknya siswa-siswi kelas IX, termasuk aku.  Dari rumah hatiku sudah dag-dig-dug-der untuk mendengar apa hasil yang ku tempuh selama 3 tahun ini. Sebelum berangkat ke sekolah, aku oamitan sama ibu, bapak, kakek, nenek, dan semua anggota keluargaku sambil ku ciumi tangan mereka, nggak Cuma itu, aku juga minta do’a supaya peengumuman nanti tidak membuatku kecewa. Selanjutnya, dengan sepeda motorku aku berangkat sekolah dengan hati was-was.             Aku mengendarai sepeda motorku pelan-pelan sambil menikmati pemandangan di pagi hari yang belum terkena polusi. Tak terasa aku sudah memasuki gerbang sekolahnku yang sangat aku cintai ini. Pagi ini, nggak seperti biasanya karna aku berangkat sekolah lebih awal dari hari-...

Akhir di Ujung Senja

“Sesungguhnya tiada rasapun kekuatan selain datang dariMu ya Allah. Aku adalah kelemahan, maka kuatkanlah dengan kehendak-Mu. Wahai pemiik angin senja ijinkanlah aku menyiapkan lampu-lampu minyak sebelum datang gelap. Tanpa pendar lerap itu, dengan apa aku bisa membedakan antara batu hitam dan menikam di jalan yang ku lalui?!!”. Madah Cahaya, Kalibeber, Mojotengah. Dalam pencarian cahaya Allah. Pesantren menjadi tempat menata hati dan pikiran. Pesantren adalah api menempatkan jiwa. Jalan pesantren adalah jalan keikhlasan, buka untuk mereka yang terpaksa jalan ini ada. Begitulah yang di ucapkan seseorang gadis kecil dalam buku catatannya yangb baru saja ia tutup. Memang gadis kecil itu suka menceritakan kisahnya dalam buku hariannya. Sebut saja namanya Asfa. Bocah mungil itu memang bertempat tinggal di salah satu Pondok Pesantren di daerah Mojotengah. Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Riyaalut Thulab. Pondok ini di asuh oleh Kiyai Jazuli. Sebenarnya nama lengkapnya Ahmad Jazuli, n...